Bacaan: KISAH PARA RASUL 1:8 “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Pada ayat tersebut, yang Tuhan Yesus katakan ini adalah kita kenal dengan nama great commission atau amanat Agung. Amanat Agung ini bukan cuman diberikan kepada murid-muridnya ketika dia mau naik ke surga, tetapi percayakah kita bahwa yang namanya firman Tuhan itu kekal, tidak dapat dibatasi oleh ruang dan waktu tidak dapat dibatasi oleh generasi kita atau satu generasi saja.
Musim kehidupan manusia memang boleh berganti, tetapi perkataan Firman Tuhan itu tetap dan abadi. Amanat Agung yang Tuhan Yesus berikan itu tetap akan berlangsung sampai Tuhan Yesus datang ke 2 kalinya.
Mengapa Demikian?
Karena ada konsekuensi bagi orang yang tidak kenal Tuhan.
Mungkin banyak sekali orang-orang disekitar kita atau di lingkungan terdekat kita masih belum mengenal Tuhan sampai saat ini. Kita sering lupa bahwa kelak kita semua akan berpulang ke rumah Bapa dan kita akan mati dengan cara apapun. Alkitab kita mengatakan bahwa barang siapa yang namanya tidak tertulis dalam kitab kehidupan maka orang itu akan masuk neraka. Neraka itu real dan bagaimana jika orang terdekat kita atau saudara kita akan selama-lamanya masuk Neraka?
Hanya ada satu jalan yang kekal dan yang benar yang dapat menyelamatkan manusia yaitu selain nama Tuhan Yesus Kristus. Penginjilan yang kita lakukan dapat mempunyai kesempatan untuk merubah jalan kehidupan seseorang.
Mengapa Tuhan tidak menghendaki siapapun binasa? 1 saja alasannya: karena KASIH.
Karena bila seseorang tidak kenal Tuhan, maka orang itu akan binasa. Sudah diberikan kehendak bebas dan kerap kali hal ini yg justru bisa membuat seseorang menjauh dari Tuhan atau bahkan berbalik arah mendekat pada Tuhan.
PENGINJILAN MEMBERIKAN KESEMPATAN UNTUK SESEORANG MERUBAH JALAN KEHIDUPANNYA. BAIK DI DUNIA INI ATAUPUN DI KEKEKALAN
Penginjilan 4.0 Bagaimana kita menjadi RELEVAN pada Generasi dan Zaman ini?
Pada zaman ini, kita belajar untuk menjadi relevan dalam kemajuan saat ini. Penginjilan atau amanat Agung itu memang sudah diberikan kepada kita bahkan sampai dengan sekarang dan caranya banyak sekali. Penginjilan saat ini bisa melalui apa saja, bisa secara langsung atau bahkan bisa menggunakan media sosial. Ada sosial media dan juga penggunaan gadget untuk menjadi saksi Kristus.
Contohnya:
Menggunakan SOSIAL MEDIA untuk menjadi saksi Kristus. Jika kita belum bisa membuat content, maka SHARE hal-hal baik yang menurut kita berdampak secara pribadi.
Namun bukan asal share, tetapi, pastikan hal itu RELEVAN terhadap apa yang kamu tahu tentang pergumulan mereka. Ada yg bisa di Broadcast dan Forward untuk umum, tetapi bila kita terus-terusan hanya forward, maka orang jadi bosan dan terganggu. Maka mereka akan AUTO DELETE.
Kita juga dapat menjadi Content Creator dengan membuat konten yang menarik dan memberkati karena hari-hari ini jauh lebih mudah. Kita pada zaman ini hanya membutuhkan modal HP dan pulsa (Wifi). Bahkan ada banyak sekali Platform yang hebat seperti: IG, Tiktok, FB, Youtube. Ada satu metode yang dapat kita gunakan untuk membuat konten sederhana yang relevan, yaitu Amati – Tiru – Modifikasi.
JANGAN LAGI MERASA TIDAK LAYAK
Bagaimana caranya?
Sering kali, iblis berusaha membuat kita merasa tidak layak. Dia akan menggoda kita dengan pikiran-pikiran seperti “Kamu belum bisa membaca Alkitab dengan baik”, “Kamu belum dibaptis”, “Kamu belum rajin ke gereja”, dan lain-lain. Bahkan ketika kita mulai membangun momentum untuk mendekatkan diri pada Tuhan, iblis akan datang dengan tuduhan-tuduhan untuk menjatuhkan kita.
Dalam Roma 8:1-2 dikatakan bahwa sekarang tidak ada lagi penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus, karena Roh yang memberi hidup telah memerdekakan kita dari hukum dosa dan hukum maut.
Iblis tidak mau kita melakukan kehendak Tuhan.
Oleh karena itu, kita tahu bahwa memang benar setiap manusia yang lahir di dunia ini memang membawa bibit dosa (dosa turunan), dan memang benar upah dosa adalah maut. Tetapi sekarang ketika kita hidup dalam Tuhan Yesus, bukan saja kita ini ciptaan yang baru, tetapi TIDAK LAGI ADA PENGHUKUMAN dalam Kristus!
PLOT TWIST
Banyak orang yang awalnya percaya kepada Tuhan, tetapi kemudian Tuhan mengubah jalan kehidupan mereka. Mereka tidak dapat menahan diri untuk tidak menceritakan pengalaman mereka kepada siapa pun yang mereka temui. Sama seperti Paulus dalam Kisah Para Rasul 17, ketika ia pergi ke Athena, bukan untuk liburan ke Santorini, melainkan dengan satu tujuan: menyampaikan Injil.
Ketika Paulus melihat banyaknya kuil bagi dewa-dewa yang berbeda-beda di kota itu, hatinya menjadi sedih. Apakah kita juga masih merasakan duka cita saat melihat orang-orang yang belum percaya? Atau apakah kita sudah tidak peduli lagi?
Paulus kemudian mulai menceritakan perjalanan hidupnya, bahkan bagaimana dulu ia menyetujui penindasan terhadap orang-orang yang percaya kepada Yesus. Namun, Tuhan memberikan hikmat kepadanya, sehingga ia tidak menghina atau mengutuk orang-orang tersebut, melainkan mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang saleh dan taat dalam menyembah dewa-dewa mereka. Paulus kemudian menemukan sebuah altar yang ditujukan “Kepada Allah yang Tidak Dikenal”. Dengan hikmat dari Tuhan, Paulus mulai menceritakan tentang Allah yang sebenarnya, Sang Pencipta langit dan bumi, yang tidak membutuhkan kuil atau persembahan dari manusia, melainkan Dia-lah yang menciptakan dan memelihara manusia. Allah yang sebenarnya rela mengorbankan diri-Nya agar manusia yang berdosa dapat diselamatkan.
Cerita Paulus ini membuat banyak orang bingung dan mulai berpikir ulang tentang kepercayaan mereka. Inilah yang seharusnya kita, sebagai pengikut Kristus, lakukan: menyampaikan Injil dengan cara yang unik dan membuat orang berpikir tentang Tuhan yang sebenarnya.
Tertanam Pada Gereja Lokal
Penting sekali bagi kita untuk lebih terlibat dalam kehidupan gereja lokal. Gereja bukanlah hutan belantara, melainkan tempat di mana kita dapat tertanam dengan baik dan bertumbuh dalam iman. Setelah kita mengalami pertumbuhan, kita dapat memuridkan orang lain, karena pintu gerbang neraka tidak akan dapat mengalahkan gereja Kristus. Marilah kita bersyukur dan memuji Tuhan atas kebesaran-Nya yang melampaui segala keterbatasan kita. Tertanam itu penting ini esensi supaya kamu bisa dimuridkan dengan sehat dan kamu mendapatkan payung rohani, dapat didoakan dan bahkan ditegur bila jalanmu salah.