Maturing Through Conflict – Ps. Mirza Ellouise

Definis Konflik:
KBBI
Percekcokan, Perselisihan, Pertentangan, antara dua pihak atau lebih karena perbedaan kepentingan, nilai atau tujuan.

Webster
A struggle resulting from incompatible or opposing needs, drives, wishes, or external demands
Terjadi saat ada dua kehendak yang tidaks selaras

Yakobus 4:1-2
Ayat ini mengajarkan bahwa perdamaian dengan sesama tidak mungkin tercapai selama masih ada peperangan yang sedang berlangsung di dalam hati karena mengejar kesenangan duniawi.

Contoh Konflik menurut Alkitab:
Kejadian 4:5-7
Tuhan menegur Kain dengan menunjukkan bahwa akar dari kemarahan dan kemurkaannya terletak pada pilihan hatinya sendiri, bukan pada ketidakadilan Tuhan. Tuhan membuka pintu bagi Kain untuk berbuat baik dan dinaikkan, tetapi juga memperingatkannya tentang bahaya dosa yang siap menerkam.

Tujuan Konflik:
– Konflik menyingkapkan level kedewasaan yang sesungguhnya
Yakobus 1:2-4
Ayat ini mengajarkan bahwa di balik setiap pencobaan yang kita alami, ada tujuan Ilahi yang sedang bekerja untuk membangun ketahanan rohani dan membentuk kita menjadi pribadi yang dewasa dan berkarakter penuh di dalam Tuhan.
– Konflik membongkar ilusi identitas
Galatia 2:20
Ayat ini adalah inti dari identitas dan kehidupan orang percaya. Kesimpulannya adalah: Kehidupan orang percaya bukan lagi hasil usaha dan kekuatan sendiri, tetapi merupakan manifestasi dari hidup Kristus yang bekerja di dalam dirinya, yang dijalani oleh iman dalam kasih Kristus yang telah berkorban.
– Konflik adalah Tuhan membentuk otot kasih
Efesus 4:2-3
Ayat-ayat ini adalah inti dari etika kehidupan bersama dalam tubuh Kristus. Kesimpulannya adalah: Orang percaya dipanggil untuk secara aktif memelihara dan menjaga kesatuan Roh dengan cara hidup yang rendah hati, lemah lembut, dan sabar, serta saling menunjukkan kasih dalam ikatan damai sejahtera.
Bagimana Berkonflik Dengan Benar?
1. Memiliki Sikap Yang Terbuka
1 Yohanes 1:7
Ayat ini mengajarkan bahwa kehidupan yang berjalan dalam terang Allah (hidup jujur dan kudus) akan menghasilkan dua hal yang tak terpisahkan: ikatan kasih yang erat dengan sesama saudara seiman dan pengalaman pengampunan serta penyucian yang terus-menerus dari Allah melalui pengorbanan Kristus.

2. Fokus pada Topik, Jangan Serang Pribadi
Matius 7:1-2
Ayat ini mengajarkan bahwa kita harus sangat berhati-hati dalam sikap kita terhadap kesalahan orang lain. Kita tidak boleh bermain hakim yang sombong karena Allah adalah Hakim yang adil. Sikap kita terhadap orang lain akan menjadi cermin bagaimana Allah akan bersikap terhadap kita. Jika kita ingin diampuni, kita harus belajar mengampuni; jika kita ingin diperlakukan dengan kemurahan, kita harus bermurah hati kepada sesama.

3. Jangan lupakan: Respect
Filipi 2:3-4
Ayat ini mengajarkan bahwa kehidupan yang berkenan kepada Allah adalah kehidupan yang diwarnai oleh kerendahan hati yang radikal. Kerendahan hati ini bukan hanya soal perasaan, tetapi soal pilihan: memilih untuk menganggap orang lain lebih penting dan memilih untuk aktif peduli terhadap kepentingan mereka.

de laatste…
Sabarlah (anecho) kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah (charizomai) seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
Kolose 3:13-14

Leave a Reply