“Generation Gap”
Ps. D&D

Kejadian 6:7-12
Manusia sudah berdosa sejak masih didalam kandungan dan bumi telah rusak karena dosa di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan.
Bahasa Ibraninya “Kekerasan”.
Hamas, artinya; ketidak adilan, tidak takut Tuhan, mau menang sendiri, kekayaan yang didapat dari kecurangan (lawless)
Mengerti tentang Gap Generasi:
- Gap artinya retakan atau jurang pemisah.
- Adanya Perbedaan Nilai (value) dalam melihat satu hal yang sama diantara generasi yang berbeda.
- Dapat menimbulkan friksi dan bahkan perpecahan antara generasi yang berbeda.
Jurang pemisah semakin besar apabila:
- TIDAK MERASA kalau hal ini MASALAH
- Setiap generasi merasa kalau generasinya lebih baik dari generasi lain.

Hal-hal yang dapat mempersempit Gap Generasi:
- Menangkap dan Mematuhi Panggilan Tuhan.
Kejadian 6:13-17, 22
ketika kita mau memperkecil gap generasi yang perlu kita lakukan adalah kita perlu ada suara Tuhan dalam kehidupan kita. Pertanyaannya, suara siapa yang pada hari-hari ini kalian dengar? Kalau kita mendengarkan suara yang salah yang terjadi adalah kita akan menjadikan ambisi pribadi sebagai ganti visi-Nya Tuhan.
Menemukan kehendak Tuhan ini sangat penting, karena kita tahu bahwa hidup kita ini bukanlah milik kita lagi.
- Kerja Sama Antar Generasi
Kita perlu belajar dari kisah Nuh, dia tidak membangun Bahtera itu sendirian tetapi Nuh di support oleh istrinya dan ke-3 anaknya dan calon mantu-mantunya.
Bahtera bahasa aslinya adalah Tevah yang artinya kotak dimana Bahtera tersebut tidak memiliki kemudi didalamnya, dan Tuhan lah yang menjadi nahkoda-Nya.

Mazmur 145:4
- Menghadapi Tantangan Bersama
Didalam kehidupan pasti kita menghadapi badai-badai permasalahan baik itu permasalahan individu atau permasalahan secara global seperti pandemik Covid 19. Penting bagi kita untuk berdoa bersama-sama dengan keluarga untuk satu tujuan agar segala permasalahan yang sedang dihadapi dapat terselesaikan sesuai dengan kehendak-Nya Tuhan.
Maleaki 4:5-6
- Percaya Saja, Tuhan Memanggil Tuhan Melengkapi.
Yang kita perlu lakukan adalah percaya saja kita bisa berdoa, melakukan banyak hal-hal. Pertanyaannya, sudahkah daripada kita berdoa dan kemudian sungguh percaya menerima visi-Nya Tuhan? Rencana-Nya Tuhan adalah yang terbaik buat kita kalau kita mau sungguh-sungguh percaya kepada kehendak-Nya.