Ps. Debby Catharina “Kematian yang Menghidupkan”

Bacaan : Matius 21:9

Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!”

ini merupakan satu entrance yang luar biasa Bagaimana umat Israel Ya umatnya kesayangan Tuhan itu menyambut kedatangan Raja mereka ke ibu kota Yerusalem. Tapi tahukah saudara Bagaimana keadaan berubah dalam satu minggu saja ya Saudara Bagaimana seminggu setelah Yesus masuk ke yerus usalem dan dieluk-elukan banyak orang ini orang-orang yang sama juga meneriakkan satu teriakan tapi yang berbeda “salibkan dia salibkan dia”.

Kenapa Tuhan Yesus mau untuk melewati semuanya?

  1. Yesus tau yang enkau rasakan

Yesus pada saat itu mengalami banyak hal mengalami ceritaan kesengsaraan apa yang bisadisebut di atas muka bumi ini semuanya dirangkum jadi satu dirasakan oleh Tuhan Yesus bagaimana dia disalah mengerti kemudian dia difitnah dia dituduh dia dimusuhi tanpa sebab ya kan saudara dianggap pemberontak karena memberontak kepada ahli-ahli Taurat, lalu dibenci oleh musuh-musuhnya loh dia tuh Enggak melakukan apa-apa yang jahat tapi dimusuhi, Jadi kalau kita pernah merasa engkau itu enggak melakukan kesalahan apa-apa tapi orang banyak enggak suka sama kamu dan memusuhin kamu jangan bilang kalau Tuhan enggak tahu rasanya karena Tuhan tahu rasanya.  sampai dia itu dikhianati oleh muridnya sendiri bagaimana Yesus itu dijual hanya nya seharga 30 keping perak saudara harus tahu 30 keping perak itu adalah harga seorang budak dijual Pada masa itu begitu murahnya begitu mereka menyandingkan nilai Yesus dengan harga seorang budak saudara padahal Yesus itu adalah putra mahkota surga Yesus itu adalah anak Allah yang Maha Tinggi dan mereka cuman menghargai dia 30 keping perak kalau ada orang pernah mengkhianati saudara demi uang Yesus tahu rasanya.

Dia yang tidak berdosa dibuat berdosa supaya kita dibenarkan dosa kita ditebus dia yang tidak punya pengacara untuk membela kasusnya tidak ada yang membela dia ya Bahkan dia tidak membela dirinya sendiri supaya nanti ketika hidup kita berakhir dan kita menghadap ke Tahta Suci Bapa di surga ketika kita berdiri di sana untuk diadili di pengadilan yang terakhir semua kitab dibuka mungkin juga akan ditimbang perbuatan baik dan perbuatan jahat kita dan iblis akan mendakwakan kepada kita semua perbuatan buruk yang pernah kita lakukan di atas muka bumi ini tapi ada satu kitab terakhir yang akan dibuka di sanalah Yesus akan berkata Bapa Dia milikku maka enggak peduli Seperti apa timbangannya kalau namamu tercatat dalam kitab kehidupan kalau Yesus sang pembela kita bilang bahwa kita adalah miliknya yang sudah ditebus oleh darahnya yang suci itu maka Percayalah saudara bagian Kita Adalah surga yang mulia dan kita akan memerintah untuk selama lamanya bersama dengan Tuhan Yesus Kristus

  1. Paskah yang Pertama

            Poin yang kedua ini ada kaitannya dengan Paskah pertama hari ini kita akan belajar. sedikit sejarah Bagaimana Paskah pertama itu terjadi ini kembali kepada zaman di mana umat Israel itu masih hidup dalam perbudakan di Mesir, lalu Musa ditunjuk oleh Tuhan untuk menjadi pemimpin memimpin orang Israel keluar dari tanah Mesir menuju ke tanah perjanjian, tetapi Musa harus berhadapan sama Firaun Raja orang Mesir yang jahat bengis yang hatinya dikeraskan oleh Tuhan sehingga Raja orang Mesir Firaun ini tidak mau melepaskan orang Israel karena orang Israel waktu itu sudah jadi budak mereka. Firaun tidak mau melepaskan orang Israel lalu Tuhan menghukum bangsa Mesir tulah demi tulah ya sampai tulah dan ini Tuhan mau memberikan tula yang ke-10 tula pamungkasnya yaitu semua anak sulung di Mesir baik anak manusia maupun anak hewan akan mati, Lalu bagaimana caranya melindungi orang Israel yang tinggal di tanah Gosan, mereka tinggal di tanah gosyan itu tanah yang subur ya banyak hijaunya karena pekerjaan mereka kan kebanyakan adalah peternak kambing dan domba saudara gembala nah padahal itu buat orang Mesir itu adalah hal yang hina, ya orang Mesir Enggak maulah berkaitan sama yang kayak gitu saudara ya makanya mereka tinggal tersendiri enggak bergabung sama populasi orang Mesir. di tanah Gosen itu untuk melindungi orang Israel Tuhan memberikan instruksi kepada Musa malam ini hendaklah setiap rumah tangga menyembelih seekor domba, jadi ada korban disembelih darahnya diambil untuk dioleskan di kusen pintu mereka, setiap rumah harus melakukan ini kalau mereka tidak cukup ekonominya untuk membeli seekor domba mereka boleh share dua tiga keluarga share satu domba.

Keluaran 12:11

Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN.

Ini adalah Paskah yang pertama mereka disuruh makan dalam keadaan siap pergi sudah pakai ikat pinggang sudah pakai kasut, jadi sewaktu-waktu pergi sudah bawa tongkat gitu saudara ya makan dalam keadaan buru-buru dan mereka makan rumah tangga per rumah tangga.  ini perjamuan yang terakhir sebelum mereka keluar dari Mesir sebelum mereka keluar dari tanah perbudakan dan benar malam hari itu malaikat maut lewat di seluruh tanah Mesir tengah malam itu seluruh rakyat Mesir menangis dengan nyaring karena setiap anak sulung mereka mati kecuali orang Israel yang tinggal di tanah Gosen anak sulung mereka selamat tidak ada yang mati.

  1. Yesus: Anak Domba Allah yang Sempurna

Kenapa Yesus itu sampai harus dikorbankan di atas kayu salib?

Domba yang disembelih sebagai korban darahnya tercurah itu cuman bisa Untuk menyucikan dosa setahun sekali saja, tahun depan harus diulangi lagi ya enggak bisa satu domba untuk selama-lamanya. jadi setiap tahun harus diulang ritual ini. Nah kenapa Yesus harus sampai mati di atas kayu salib, karena dialah yang menggantikan posisi domba korban ini saudara Yesus menjadi anak domba Allah yang sempurna, yang tiada cacat tiada noda supaya pengorbanan Yesus di atas kayu salib ini bisa menebus menyucikan dosa manusia sekali dan untuk selama-lamanya.  Makanya jangan heran kalau orang kristen tidak lagi menyembelih korban apapun juga karena Korban Anak Domba Allah ini sempurna. dalam hal itu Yesus sudah menggenapi hukum Taurat sehingga ritual-ritual yang biasanya dilakukan di Perjanjian Lama tidak perlu kita lakukan lagi karena sudah dibayar lunas oleh Tuhan Yesus. menjalankan hukum Taurat bukan untuk kita selamat keselamatan kita hanya karena satu jalan mengaku dengan mulut percaya dalam hatimu Yesus adalah Tuhan dan juru selamat.

1 Petrus 1:18-19

1:18 dengan mengetahui bahwa kamu sudah ditebus dari cara hidup yang sia-sia, yang kamu warisi dari nenek moyangmu, bukan dengan barang yang fana seperti emas atau perak, 1:19 melainkan dengan darah Kristus yang mulia, darah Anak Domba yang tidak bercacat dan yang sempurna.

kita yang berdosa harusnya dihukum mati mati lagi untuk selama-lamanya kekal ya dihukum di neraka dibakar dengan api,  tapi kita karena pengorbanan Darah Yesus kita yang percaya pada Yesus gak perlu lagi disiksa seperti itu kita akan mewarisi kehidupan yang kekal.

  1. Kematian Yesus adalah awal kehidupan baru bagi kita

bagi orang dunia kematian itu adalah sesuatu yang menakutkan menakutkan, karena orang dunia tidak tahu secara pasti bagaimana nanti kelanjutannya, setelah mati tidak tahu dia akan pergi ke mana. Kebanyakan orang dunia berpikir kematian itu adalah akhir dari segala-galanya, demikian juga ketika Yesus mati di atas kayu salib di hari Jumat yang Agung itu imam besar orang Farisi ahli Taurat bahkan iblis berpikir bahwa itu adalah akhir dari segala sesuatu.  kematian Yesus itu bukan akhir dari segala-galanya memang itu adalah akhir dari perbudakan dosa akhir dari dosa, akhir dari hukum kutukan karena dosa ataupun hukum Taurat tapi kematian Yesus di kayu salib merupakan tanda permulaan, suatu babak yang baru, akan ada kehidupan baru yang dimulai kehidupan baru yang bebas dari belenggu dosa

Penutup: Roma 6:5-11

6:5 Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya. f  6:6 Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita g  telah turut disalibkan, h  supaya tubuh dosa 1  i  kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. j  6:7 Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa 2 . k  6:8 Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. l  6:9 Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, m  tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. n  6:10 Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa 3 , o  satu kali dan untuk selama-lamanya, p  dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. 6:11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa 4 , q  tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

Leave a Reply