Leading a Kingdom family – Ps. Daniel Hendrata
Ester 4:13–14 “Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”
Kita bukan sekadar orang Kristen yang hidup di dunia ini. Kita adalah anak-anak Kerajaan Surga yang ditempatkan Tuhan di bumi untuk tujuan-Nya.
1. Tuhan Tidak Salah Menempatkan Kita (Position)
Ester lahir sebagai orang Yahudi dalam masa pembuangan. Namun hidupnya bukanlah sebuah kebetulan.
Ester 2:5–7 “Mordekhai itu pengasuh Hadasa, yakni Ester, anak saudara ayahnya, sebab anak itu tidak beribu bapa lagi; gadis itu elok perawakannya dan cantik parasnya Ketika ibu bapanya mati, ia diangkat sebagai anak oleh Mordekhai”
Hidup kita juga bukan kejadian random. Tuhan menempatkan kita dengan sengaja.
- Keluarga kita bukan kebetulan.
- Pekerjaan kita bukan kebetulan.
- Kota tempat kita tinggal bukan kebetulan.
- Posisi kita saat ini bukan kebetulan.

Tuhan menempatkan kita di tempat kita sekarang karena ada tujuan yang ingin Ia genapi.
2. Hidup untuk Tujuan Tuhan (Purpose)

Bahaya terbesar adalah memiliki posisi tanpa tujuan Tuhan.
- Position Without Purpose
- Menjalani hidup hanya untuk ego dan ambisi pribadi.
- Mencapai posisi tetapi tidak memahami kehendak Tuhan.
- Menggunakan posisi hanya untuk kepentingan diri sendiri.Terlalu sibuk mempertahankan posisi hingga melupakan panggilan Tuhan.
Metamorfosis Ester
3. Berespon dalam Keberanian (Courage)
Ketika memahami tujuan Tuhan, Ester memilih bertindak dengan iman.
Langkah Ester
1. Menyadari kesalahannya
Tidak ada manusia yang kebal terhadap kesalahan.
2. Berpuasa 3 hari 3 malam
Ester mencari Tuhan sebelum mengambil keputusan besar.
3. Menghadap Raja
Ia tidak lagi takut kehilangan nyawanya. Raja berkenan kepadanya. Sama seperti Ester mempertaruhkan hidupnya untuk menyelamatkan bangsanya, Yesus memberikan hidup-Nya untuk menyelamatkan kita. Ia mati, dikuburkan tiga hari tiga malam, lalu bangkit kembali.
Because of Jesus, God is pleased to see you.
Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
Aplikasi
Hadapi masalahmu dengan keberanian, bukan dengan ketakutan.
- Raja sudah berkenan kepadamu karena pengorbanan Yesus.
- Keluar dari zona nyaman dan izinkan Tuhan bekerja.
- Musuh memiliki strategi, tetapi Tuhan jauh lebih besar.
- Pertanyaan Refleksi
“For such a time as this.”
Tuhan telah menempatkanmu di posisi saat ini untuk tujuan-Nya. Apakah kamu siap menjawab panggilan tersebut?