Empoweres For Harvest – Ps. Kus Jayanto

Chapter 1. Empowered to Harvest
Yesaya 40:29
Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan adalah sumber kekuatan bagi orang yang lemah, letih, dan tidak berdaya; Ia sendiri yang memulihkan dan meneguhkan mereka yang bersandar kepada-Nya.

Kisah Para Rasul 1:8
Ayat ini menegaskan bahwa Roh Kudus memberi kuasa kepada orang percaya supaya mereka mampu menjadi saksi Kristus sampai ke seluruh dunia, sesuai dengan misi Allah bagi keselamatan semua bangsa.

2 Timotius 1:7
Ayat ini menegaskan bahwa hidup orang percaya tidak dikuasai oleh ketakutan, karena Allah memberi Roh Kudus yang memampukan kita hidup dengan keberanian, kasih, dan penguasaan diri untuk melakukan kehendak-Nya.

Keluaran 31:3
Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan sendiri yang memperlengkapi umat-Nya dengan Roh-Nya dan kemampuan khusus untuk melakukan pekerjaan yang Ia panggil, sehingga setiap talenta dan keahlian adalah bagian dari pelayanan kepada Tuhan.

Chapter 2. Shavuot (Pantekosta)
Kisah Para Rasul 2:1-4
Ayat ini menegaskan bahwa Roh Kudus dicurahkan oleh Allah untuk memenuhi, memperlengkapi, dan menggerakkan orang percaya dengan kuasa ilahi, sehingga gereja dimulai dengan kuasa Tuhan, bukan kekuatan manusia.

Keluaran 19:16-19
Ayat ini menegaskan bahwa hadirat Tuhan yang kudus dan penuh kuasa turun atas Gunung Sinai untuk menyatakan kemuliaan-Nya, menegaskan kekudusan-Nya, dan mempersiapkan umat menerima firman-Nya dengan rasa hormat dan takut akan Tuhan.

Tiga Ribu Jiwa
Kisah Para Rasul 2:41-42
Ayat ini menegaskan bahwa orang yang menerima Injil dipanggil untuk hidup dalam komunitas gereja yang bertumbuh melalui pengajaran firman, persekutuan, ibadah, dan doa, sebagai bukti kehidupan yang telah diperbarui oleh Roh Kudus.

Chapter 3. Counting The Omer
Imamat 23:15-16
Ayat ini menegaskan bahwa umat Tuhan dipanggil untuk menantikan waktu yang ditetapkan Allah dengan ketaatan dan kesetiaan, serta membawa persembahan syukur sebagai pengakuan bahwa segala hasil dan berkat berasal dari Tuhan.

Roma 10:4
Ayat ini enegaskan bahwa Kristus adalah penggenapan dan tujuan akhir hukum Taurat, sehingga kebenaran dan keselamatan tidak lagi diperoleh melalui usaha menaati hukum, melainkan melalui iman kepada Yesus Kristus.

Galatia 6:9
Ayat ini menegaskan bahwa orang percaya dipanggil untuk tetap setia melakukan kebaikan dan tidak menyerah, karena Tuhan telah menetapkan waktu-Nya sendiri untuk memberi hasil dan upah bagi setiap ketekunan dalam ketaatan.

Leave a Reply