Harvest Begins at Home – Ps. Daniel Hendrata & Ps. Debby Catharina

Lukas 2:45-52
Ayat ini menegaskan bahwa hidup yang berkenan kepada Allah adalah hidup yang mengenal panggilan Tuhan, taat dalam keseharian, dan terus bertumbuh secara seimbang dalam iman, karakter, dan relasi.

1. Keluarga: Tempat Menangkap Panggilan Ilahi
Lukas 2:49
Ayat ini menegaskan bahwa Yesus hidup sepenuhnya untuk kehendak Bapa, menjadikan hubungan dengan Allah dan misi-Nya sebagai prioritas utama dalam hidup.

Orang tua Yesus: Yusuf dan Maria tahu benar bahwa anak mereka Yesus bukanlah anak biasa. ada sebuah visi besar yang Tuhan sudah beritahukan ketika Maria mengandung Yesus.
Lukas 1:31-33
Ayat ini menegaskan bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah, Raja yang dijanjikan dari keturunan Daud, yang memerintah untuk selama-lamanya dan membawa keselamatan bagi umat manusia.

Anak-anak kita juga bukan milik kita, melainkan hak milik Tuhan – kita hanya pengelola yang dipercaya Tuhan.

2. Keluarga: tempat belajar ketaatan dan penundukkan diri
Lukas 2:51
Ayat ini menegaskan bahwa ketaatan, kerendahan hati, dan kesetiaan dalam kehidupan keluarga adalah bagian penting dari panggilan rohani, bahkan bagi Yesus sendiri sebagai Anak Allah.

Yesus sudah sangat cerdas dan dewasa rohani pada usia 12, tapi tetap memilih menundukkan diri

3. Keluarga: Tempat Peluncuran Dalam Kehidupan
Lukas 2:52
Ayat ini menegaskan bahwa kehidupan yang berkenan kepada Allah adalah kehidupan yang terus bertumbuh secara seimbang dalam hikmat, karakter, dan relasi dengan Allah serta sesama.

Sebelum Yesus melayani publik, Ia bertumbuh dalam hikmat, kedewasaan, dan kasih.

4. Keluarga: Homebase Kesusksesan Sejati
Definisi sukses bagi dunia ini: Sampai dipuncak popularitas, kaya, dihormati, dihargai ditakuti.
Sukses yang benar adalah bukan saja dapat mencapai puncak kehidupan, tetapi ketika ia bisa sampai dengan selamat pulang kerumah tanpa kehilangan iman dan keluarganya.

Leave a Reply