“The Right Attitude”

Ps. Dr. Julianto Simanjuntak

  1. MAKNA MANUSIA LAMA DAN BARU

2 Korintus 5:17

Kolose 3:10

Efesus 2:8-10

Kata baru di dalam ayat ini menggunakan kata Kainos (Yunani – 2537) ini merupakan seuatu yang hanya bisa dikerjakan Tuhan, yaitu membuat hidup kita menjadi baru. Semua kehidupan kita yang lama, dosa kita yang lama, itu sudah diubah dan yang baru sudah datang.

  1. IDENTITAS BARU DI DALAM KRISTUS

Kita memiliki identitas yang baru, sebagai anak-anak Tuhan. Kita dibebaskan dari ketakutan, dan budak kecemasan. Karena Tuhan di dalam kita lebih besar dari roh dunia ini.

Apa syaratnya? Menerima Kristus.

Efesus 2:8-10

Tuhan menerima dan sayang bukan karena kita baik, tapi karena dia mencintai kita sebagai anakNya.

Roma 5:8

Membangun hubungan kita dengan anak, pasangan, dan orangtua juga perlu seperti Tuhan mengasihi kita. Kita sayang bukan karena Papa dan Mama kita baik, tapi karena dia orangtua kita.

  1. PERUBAHAN ATAU PEMBAHARUAN?

Mana yang berubah dan yang tidak?

  • Yang baru adalah identitas dan status kita dalam kristus. Kita bukan lagi budak dosa, tapi menjadi anak-anak Allah.
  • Identitas baru ini jauh lebih penting daripada perubahan perilaku.
  • Tapi fisik dan kepribadian kita sebagian menetap.

Apa yang menetap atau tidak berubah?

  • Ekstrovert dan introvert
  • Melankolis atau koleris
  • Perfeksionis atau tidak
  • People oriented atau task oriented

Semua ini menetap tidak berubah tapi bisa diperbaharui oleh Roh Kudus.

Kolose 3:10

Apa yang berubah tapi lama?

Kecenderungan kita seperti:

  • Minder
  • Mudah marah
  • Sensitif ditolak atau dituntut
  • Isu seksual
  • Keuangan
  • Mudah tersinggung
  • Mudah cemas

Kenapa lama? Karena semua terbentuk lama sejak kita kecil dan tidak pernah diproses dengan baik. Petrus butuh lama untuk berubah menjadi sabar dan tidak impulsif. Untuk berubah ada bagian kita dan ada bagian Tuhan. Bagian kita ada 4 hal yaitu, proses, waktu, usaha dan bantuan.

Apa yang berubah dan cepat? Keadaan kita yang terjadi situasional, seperti kejatuhan raja Daud dengan Batsyeba. Depresi karena di PHK, dll.

  1. PENERIMAAN AWAL PEMULIHAN

Penerimaan itu adalah pengenalan. Pintu dari penerimaan merupakan awal pemulihan dan pemulihan itu dasar pertumbuhan. Jadi tujuan hidup kita bukan kebahagiaan tujuan hidup kita adalah pertumbuhan.

 

Pasangan anda boleh salah, tapi dia bukan kesalahan

Anak anda boleh gagal, tapi dia bukan kegagalan

Pasangan kita lebih bernilai daripada pekerjaannya

Anak kita lebih berarti daripada nilai akademiknya

 

Kita dibentuk pengalaman keluarga agar rendah hati dan lebih dekat dengan SALIB.

Injil memampukan kita merayakan kegagalan pasangan atau anak kita.

Wahyu 3:20

Karena itu fokus hidup kita bukanlah pada pemulihan atau kesembuhan. Bukan kebahagiaan, kekayaan atau kesuksesan. Fokus kita ialah Salib Kristus.

Leave a Reply