“New Family Culture”
Ps. Daniel Hendrata & Ps. Debby Catharina

Definis Budaya:
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok orang, serta diwariskan dari generasi ke generasi.
Mazmur 1:1-6
- BERBAHAGIA
Sebenarnya kebahagiaan adalah yang dicari oleh setiap manusia. Bukan uang, ketenaran, dan jabatan.
Roma 3:23
Ada banyak jebakan iblis yang dengan sengaja di taruh sehingga kita tidak lagi mencari kebahagiaan yang benar sehingga ketika kita mencari kebahagiaan yang salah kita akan tersesat, kita harus mengerti bahwa manusia jatuh di dalam dosa. Dosa yang kita maksudkan di sini adalah bukan dosa yang hanya tentang perbuatan mencuri, membunuh, memperkosa, dan melecehkan orang lain tetapi dosa yang kita katakan di sini adalah dosa bawaan akibat dari pada bibit dosa yang terjadi ketika manusia pertama Adam dan Hawa jatuh dalam dosa.
Kejadian 2:8, 15
Kita sudah mengerti bahwa sumber dari kebahagiaan kita adalah Tuhan Yesus Kristus kalau kita sebagai manusia di Taman Eden kita bergaul dengan Tuhan kita akan berbahagia, kita akan diberkati oleh Tuhan.
Jangan Salah Sasaran
Kesibukan tidak menjamin seseorang mengerjakan kehendak Tuhan dengan tepat sasaran! Justru orang-orang yang sibuk tidak punya waktu untuk berdoa kepada Tuhan, tidak punya waktu untuk datang ke gereja bersekutu dengan orang-orang percaya lainnya dan akhirnya mereka tidak bisa mendapat kekuatan dan jalan mereka akan melenceng, akan ada begitu banyak berbagai pencobaan yang mereka harus lewati karena mereka memilih jalan yang salah.
Efesus 2:8-9
Contoh budaya baru keluarga:
- Uang sangat diperlukan tetapi bukan segala-galanya
- Belajar memberi kepada orang tua, dan saudara-saudara yang membutuhan
- Rela keluar uang untuk bisa kumpul keluarga

- PEMELIHARAAN TUHAN
Percaya akan pemeliharaan Tuhan
Matius 6:33-34
Jangan hidup seperti orang dunia yang merasa mereka harus bertanggung jawab 100% atas keberadaan diri mereka sendiri.
Contoh budaya baru keluarga:
- Damai sejahtera kita bukan karena uang tetapi karena Tuhan Yesus.
- Tidak menaruh uang atau ego diatas segala-galanya sampai memutuskan hubungan persaudaraan, pertemanan dan persahabatan.
- Tidak ribut kalau sedang kekurangan.
- Belajar mengampuni dan melepaskan pengampunan.
Siapa yang bertanggung jawab untuk memelihara kita adalah Tuhan Yesus. Kalau burung di udara saja Tuhan pelihara dikasih makan, kalau bunga bakung aja Tuhan hiasi menjadi indah apalagi kita anak-anak Tuhan pasti Tuhan pelihara. Karena dia adalah Bapa yang baik, Bapa Yang Kekal. Ketika kita hidup bergaul dengan Tuhan, ketika kita dekat dengan FirmanNya, ketika kita punya komunitas yang benar maka orientasi kita tujuannya benar. Ketika orientasi kita benar maka perbuatan kita dan cara berpikir yang kita punya benar juga.

- SIAP BERPROSES
Menghadapi proses dan tantangan kehidupan. Benih tidak akan langsung tumbuh.
Ada bagian pemeliharaan Tuhan dan peran yang kita kerjakan.
Matius 16:24
Sebagai anak Tuhan yang hidup kita siap berproses, pentingnya kita untuk mengenal Firman Tuhan secara pribadi di gereja memberikan pengajaran kepada kita tetapi respon kita menentukan apakah kita akan berakar atau tidak. Ketika kita menghadapi banyak sekali masalah, janganlah kita mengandalkan kekuatan diri sendiri tetapi andalkan Tuhan. Ketika kita berproses kita akan terus berubah serupa dengan Yesus selangkah demi selangkah semakin dekat dengan Tuhan.

- TIDAK BERGAUL DENGAN ORANG FASIK
Sebenarnya ada harga mahal yang harus dibayar oleh orang fasik.
2 Timotius 3:1-5
Fiman Tuhan mengatakan kamu seperti sekam jadi ada harga yang sangat mahal untuk dibayar oleh orang fasik, dikatakan orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman. Kita hidup dalam satu zaman yang tidak mudah kadang-kadang kita lelah menjadi orang Kristen, kenapa hidup kita begini-begini saja? Apakah ini yang Tuhan persiapkan buat kita?
Jika kita hidup benar di hadapan Tuhan, Tuhan akan memberikan hikmat kepada kita dan kita akan diberkati, kita akan menjadi jemaat yang berbahagia. Kita akan mengerjakan kehendak Tuhan, dan memberitakan Firman Tuhan.